KMP Juara 3, Penonton Kecelik, Dan FOKOPA Yang Tetap Konsisten

9:00 AM


blogkmp.net -
Pengajian anak-anak Komariyah Masjid Perak berhasil membawa pulang trofi juara 3 Lomba Takbiran AMM Kotagede 1443H yang diadakan pada malam takbiran (Ahad, 1 Mei 2022).

Membawa tema 'Islam Dalam Keberagaman' Komariyah Masjid Perak berusaha memvisualisasikan pemaknaan Al Qur'an surah Al Hujurat ayat 10 dan 13 dalam rangkaian koreografi, kostum, dan musik yang ditampilkan.

Menyadari bahwa kita memang diciptakan berbeda-beda dalam banyak hal, dan bagaimana Islam memberi arahan untuk menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap yang terbaik. Mengambil nilai positif dari masing-masing sisi yang bisa diselaraskan, bukan membenturkan perbedaan sehingga menimbulkan huru-hara serta kekacauan.

Selain trofi juara 3, KMP juga berhasil membawa pulang dua trofi lainnya, yakni juara 2 kategori Takbir, dan juara 3 Koreografi.

PAWAI TAKBIRAN KEMBALI DIGELAR


Sebelumnya, Pawai Takbiran AMM Kotagede sempat absen selama dua tahun pada 2020 dan 2021 karena dampak pandemi COVID-19. Hingga tahun ini ketika angka penyebaran COVID-19 di DIY, khususnya di Kotagede semakin rendah, Sie Pawai mendapat lampu hijau untuk kembali mengadakan Lomba Takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawwal 1443H.

Mengangkat tema besar 'Memaknai Kisah Dalam Al Qur'an', 11 tim pengajian anak-anak Kotagede berlomba-lomba memberikan penampilan terbaiknya di hadapan dewan juri. Dengan cermat para juri memberikan penilaian kepada peserta yang tampil satu per satu, mulai dari Lafadz Takbir yang merupakan penilaian tertinggi, aransemen musik, kreativitas kostum dan properti, serta kerapian koreografi.

TEKNIS LOMBA TAKBIRAN BERBEDA


Meskipun sudah mengantongi izin untuk kembali digelar, namun teknis penyelenggaraan Lomba Pawai Takbiran harus disesuaikan dengan kondisi pandemi yang belum benar-benar usai. Jika pada tahun-tahun sebelumnya peserta melakukan pawai takbir dari depan SMA N 5 Yogyakarta, kemudian menampilkan display di pos penilaian yang sudah ditentukan, dan melanjutkan pawai hingga finish di halaman Masjid Al Huda Jagalan, lomba takbiran tahun ini dilakukan dengan prosesi yang lebih ringkas.

Peserta lomba takbiran hanya menampilkan display di GOR SMA N 5 Yogyakarta dengan meniadakan pawai di jalan. Jumlah personil setiap tim dibatasi hingga maksimal 60 orang termasuk official. Penonton tidak diijinkan masuk ke lokasi lomba melainkan penampilan peserta dapat disaksikan secara live streaming melalui kanal Youtube yang sudah disediakan oleh panitia.

PENONTON KECELIK


Kembali digelarnya lomba pawai takbiran mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Tidak hanya masyarakat Kotagede sendiri, setiap tahun banyak penonton yang datang dari luar Kotagede untuk menyaksikan secara langsung event lomba yang diadakan setahun sekali ini.

Berdasar pantauan tim lapangan blogkmp.net, sejak selepas Isya' terlihat masyarakat sudah berkumpul di sejumlah titik yang biasa menjadi rute Pawai Takbiran AMM Kotagede. Penumpukan massa juga terlihat di depan SMA N 5 yang menjadi lokasi diselenggarakannya lomba. 

Terlihat masyarakat berkumpul untuk menyaksikan pawai takbiran


Ditiadakannya rangkaian pawai keliling membuat masyarakat yang sudah hadir banyak yang merasa kecelik. Banyak diantara penonton yang merasa kecewa ketika mengetahui bahwa peserta lomba tidak melakukan pawai di sepanjang jalan protokol Kotagede seperti biasanya.

Namun kekecewaan masyarakat sedikit terobati ketika menyaksikan pawai takbiran yang dilakukan oleh beberapa pengajian anak-anak yang tidak mengikuti Lomba Pawai Takbiran AMM di beberapa ruas jalanan utama Kotagede.

FOKOPA KONSISTEN ADAKAN LOMBA


Pawai Takbiran bukan satu-satunya lomba antar pengajian anak-anak yang ada di Kotagede. Yang tidak kalah kompetitif, Forum Komunikasi Pengajian Anak-Anak Kotagede atau yang disingkat FOKOPA juga secara rutin mengadakan berbagai lomba antar pengajian selama bulan Ramadhan.

Ada 10 kategori yang dilombakan dalam rangkaian kegiatan bertajuk Ramadhan Bersama FOKOPA ini. Adalah Rangking 1, Lomba Adzan untuk santri, Lomba Tartil, Lomba Cerdas Cermat Agama, Lomba Hafalan Surat Pendek, Lomba Shalat, Lomba Adzan untuk pengasuh, Lomba Mewarnai, Lomba Menggambar, dan Lomba Desain Poster.

Pelaksanaan lomba dibagi dalam 3 pekan, masing-masing pekan mempertandingkan 4 hingga 7 kelas lomba. Dimulai pada hari Ahad 10 April 2022 bertempat di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta, dilanjutkan pada hari Ahad 17 April 2022 di tempat yang sama, dan lomba terakhir pada hari Ahad 24 April 2022 di Masjid Besar Mataram Kotagede.

Malam puncak acara dan pembagian hadiah diselenggarakan dengan meriah pada Kamis 28 April 2022 di SMP Muhammadiyah 7, dihadiri oleh santri-santri dari berbagai pengajian anak-anak di Kotagede.

Pada lomba FOKOPA tahun ini, KMP juga berhasil membawa pulang piala Juara 1 kategori Adzan untuk pengasuh atas nama Abdillah Hanif S.

Rekapitulasi hasil juara lomba RBF 2022 selengkapnya dapat diunduh melalui link berikut ini :


Baik Lomba Takbiran maupun Lomba FOKOPA keduanya merupakan ajang silaturahim antar pengajian anak-anak di Kotagede. Melalui lomba-lomba ini pula potensi yang dimiliki oleh para santri pengajian anak-anak dapat tersalurkan. Selain itu, melalui berbagai lomba tersebut para santri dilatih untuk memiliki jiwa sportifitas, kreatifitas, dan mempererat kekompakan untuk mencapai satu tujuan yang sama dalam satu tim.

Share this

Related Posts

Latest
Previous
Next Post »

Tinggalkan komentar ya, supaya kami bisa terus meningkatkan kualitas tulisan dan informasi di blog ini. EmoticonEmoticon