Candi Barong Dan Wader Goreng Pak Suko

12:15 PM
Setelah sekian waktu tertidur, KRG kembali beraksi. Tujuan bersepeda kali ini adalah kembali ke Candi Barong, tapi sebenarnya yang menjadi tujuan utama adalahWader Goreng Pak Suko. Berangkat pukul 06.30 pagi, tim KRG segera meluncur ke arah Candi Barong, melalui rute yang sama seperti sebelumnya (Baca : Menjelajahi Candi Barong).

Meskipun ini bukan kali pertama tim KRG berpetualang ke Candi Barong yang masih satu komplek dengan Cando Ratu Boko, tapi ekspedisi kali ini sedikit berbeda. Jika sebelumnya sepeda kami titipkan di halaman rumah warga di perkampungan terdekat dengan Candi Barong karena memang jalur yang harus dilewati setelah perkampungan adalah jalur setapak dengan tanjakan yang cukup licin, maka kali ini tim KRG mencoba sedikit aksi berbeda, kami mencoba melalui jalan setapak tersebut dengan membawa serta sepeda masing-masing.


Rute jalur setapak yang kami lalui ini tidak memungkinkan untuk dilalui dengan menaiki sepeda, alhasil kita harus mengangkat sepeda masing-masing. Cukup menantang karena memang medannya licin dengan tanjakan yang lumayan terjal. Beberapa kali kami beristirahat, tapi semangat untuk terus mendaki tidak pernah surut.

Tanjakan demi tanjakan akhirnya dapat dilalui, tibalah kami di area persawahan di atas bukit. Karena area ini cukup landai maka kami putuskan untuk kembali beristirahat sejenak sambil mengambil beberapa foto. Dari sini Candi Barong sudah mulai terlihat dan sudah dekat, bahkan jika kita melihat ke bawah maka Candi Banyunibo yang berada di bawahnya juga tampak jelas.

Dari komplek Candi Barong Gunung Merapi dapat terlihat jelas karena selain letak Candi Barong yang berada di atas bukit, juga cuaca hari itu cukup bersahabat, cerah namun tidak panas. Momen tersebut tidak kami sia-siakan, kami menyempatkan berfoto dengan latar belakang Candi maupun Gunung merapi.

Puas menikmati suasana dan pemandangan di Candi Barong, kami segera melanjutkan perjalanan menuju tujuan utama kami, yaitu merasakan nikmatnya wader goreng dan sambal bawang Pak Suko. Kami meninggalkan Candi Barong melewati rute berbeda, tidak lagi melalui jalan setapak yang terjal, tapi melalui jalur aspal di samping komplek Candi yang langsung mengarah ke Candi Prambanan.

Perjalanan dari komplek Candi Barong ke warung wader goreng Pak Suko cukup panjang, bahkan cuaca sempat berubah menjadi panas. Dengan energi yang tersisa akhirnya kami tiba di Warung Wader Goreng Pak Suko yang beralamat di Sampangan, Mantub, Baturetno, Banguntapan, Bantul.

Tanpa menunggu lama kami segera memesan menu spesial dan sekaligus menu andalan di warung makan sederhana ini, yaitu Wader goreng plus sambal bawangnya. Dan berikut ini penampakannya (wader goreng + sambal bawang + teh anget):

Wader Goreng Sambal Bawang Pak Suko

Warung wader Pak Suko ini tidak hanya menyediakan wader goreng, tapi juga ada berbagai jenis iwak kali atau ikan air tawar, seperti lele, belut, kutuk, dll, tapi memang yang menjadi andalan dan menu spesial adalah wader goreng dan sambal bawangnya. Harga seporsi nasi putih + wader goreng + sambal bawang + minuman (teh/jeruk) hanya Rp 10.000.

Warung Wader Goreng Pak Suko

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Tinggalkan komentar ya, supaya kami bisa terus meningkatkan kualitas tulisan dan informasi di blog ini. EmoticonEmoticon