Jangan Beri Ruang Untuk Miras Dan Narkoba!

1:02 PM
blogkmp.net - 10 orang yang terdiri dari 8 warga Bantul dan 2 warga Kota Yogya tewas setelah menenggak miras oplosan beberapa hari lalu.

Sebelumnya, pada Februari lalu, 13 orang tewas di Sleman juga gara-gara miras oplosan.

Data tersebut hanya sebagian kecil dari sederet kasus serupa lainnya yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.


Hal ini merupakan bukti nyata betapa berbahayanya  dampak dari mengkonsumsi minuman keras (khamer). Tidak hanya bagi penikmatnya, bahaya miras juga dapat berimbas kepada orang lain yang berada di sekitarnya. Berbagai kasus pembacokan, pembunuhan, penganiayaan terjadi dan dilakukan oleh pelaku yang sedang dalam keadaan mabuk miras.

Awal April lalu kita dikejutkan dengan berita memilukan dari Bengkulu. Seorang siswi SMP berusia 14 tahun bernama Yuyun ditemukan tewas mengenaskan setelah menjadi korban perkosaan dan pembunuhan yang diduga dilakukan oleh 14 orang pemuda mabuk.

Khamer, termasuk narkoba di dalamnya, dapat memberikan efek hilang kesadaran bagi pemakainya, sehingga ia tidak dapat mengendalikan lagi pikiran maupun perilakunya. Hasilnya, bisa dilihat dari berbagai kasus yang sudah banyak terjadi di Indonesia dan sudah disebutkan di atas.

Sayangnya, undang-undang negara mengenai miras masih lembek dan masih sebatas mengatur peredarannya saja, dimana boleh dijual, siapa yang boleh membeli dan berapa kadarnya. Negara belum benar-benar melarang sama sekali peredaran miras apa pun jenisnya, berapa pun kadarnya, dimana pun penjualannya, seperti undang-undang tentang narkoba.

Melihat berbagai fenomena tindakan kriminal maupun kasus kematian terkait dengan miras, sudah sepantasnya miras sama sekali di larang di Indonesia, dalam bentuk apa pun, termasuk tuak, arak, dan sebagainya.

Penjual miras juga sangat pantas diganjar dengan hukuman seberat-beratnya, seperti yang diberlakukan pada bandar narkoba. Dalih budaya, tradisi, dan pariwisata tidak boleh menjadi alasan dibolehkannya miras. Budaya dan tradisi bukan sesuatu yang tidak boleh disempurnakan atau diperbaiki ke arah yang lebih baik.

Dengan pelarangan miras belum tentu sektor pariwisata akan hancur sama sekali. Wisatawan asing yang ingin berkunjung ke Indonesia ya harus mau menghormati aturan yang ada di negara ini, sama seperti ketika kita berkunjung ke luar kota atau luar negeri maka harus mau menghormati aturan di daerah tersebut.

Allah maha kaya dan kita tidak butuh uang haram untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Negara harus melindungi hak warga negaranya, hak generasi penerusnya untuk tumbuh sehat dan bersih dari miras maupun narkoba. Termasuk juga melindungi warga negaranya dari tindakan kriminal yang diakibatkan oleh konsumsi miras dan narkoba.

Dalam Islam sendiri sudah jelas keharaman khamer, dalam surah Al-Maidah 90-91 Allah berfirman :

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah rijsun termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).”

Dalam hadits juga disebutkan :

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Allah melaknat khamar, orang yang meminumnya, orang yang menuangkannya,penjualnya, pembelinya, orang yang memerasnya, orang yang mengambil hasil perasannya, orang yang mengantarnya dan orang yang meminta diantarkan.” (HR. Abu Daud, no. 3674; Ibnu Majah no. 3380. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut shahih. Lihat Shahih At-Targhib wa At-Tarhib no. 2356)

Dan masih banyak lagi dalil yang menerangkan haramnya khamer dan ancaman bagi penikmat, penjual, dan pembuatnya di akhirat nanti.

Maka sudah jelas dan tidak ada tawar menawar lagi, memang sudah seharusnya wakil rakyat maupun pemerintah yang merasa beragama Islam menetapkan aturan larangan miras di Indonesia, dilihat dari larangannya dalam agama, serta fakta bahaya yang dihasilkan dari mengkonsumsi khamer.

Jangan beri ruang untuk miras dan narkoba di Indonesia.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Tinggalkan komentar ya, supaya kami bisa terus meningkatkan kualitas tulisan dan informasi di blog ini. EmoticonEmoticon