Bahaya Riba Jual Beli Recehan Jelang Lebaran

11:52 AM
blogkmp.net - Pada hari-hari jelang lebaran seperti saat ini, banyak kita jumpai orang-orang yang membuka jasa penukaran uang receh di pinggir jalan. Budaya membagikan angpao pada saat lebaran yang menjadi penyebab meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pecahan uang receh. Sehingga kemudian banyak orang yang memanfaatkan hal tersebut untuk meraup rejeki dengan membuka jasa penukaran uang receh dadakan.

Hukum Jual Beli Uang Dalam Islam

Dalam pandangan hukum Islam, penukaran uang diperbolehkan selama nilai yang ditukar setara, semisal uang Rp100.000 ditukar dengan pecahan Rp20.000, atau Rp10.000 atau pecahan yang lebih kecil selama nilainya tetap 100.000, tidak dilebihkan, dan tidak pula dikurangi. Jika ada kelebihan pada salah satu pihak, maka kelebihan tersebut terkena hukum riba yang jelas haram dalam Islam. Hukum ini juga berlaku untuk emas dan perak. Bahkan menurut pendapat ulama Hanafiyah, semua barang yang dapat ditimbang adalah barang ribawi yang tidak boleh ada perbedaan takaran pada penukaran dengan barang yang sejenis.

Lalu bagaimana dengan jasa penukaran uang receh yang banyak kita temui di berbagai sudut kota saat ini?

Kebanyakan para penyedia jasa penukaran yang kita temui di pinggir jalan mengenakan tambahan sekian persen untuk uang yang mereka jual. Misal untuk mendapat pecahan receh senilai Rp100.000 kita harus membayar dengan uang sebesar Rp110.000, atau jika kita menukar uang Rp100.000 maka kita akan mendapat receh dengan nilai Rp90.000. Dengan demikian kelebihan nilai tukar uang tersebut yang dimaksudkan sebagai keuntungan adalah termasuk riba.

Berbeda halnya jika misal kita mengutus orang untuk menukar uang Rp100.000 dengan pecahan receh di Bank, dengan sejumlah imbalan jasa untuk orang tersebut yang jelas dan sesuai kesepakatan, maka hal ini diperbolehkan.

Keuntungan hanya diperbolehkan selama hal tersebut diperoleh dari proses jual beli dengan barang yang berbeda jenis, misal pada penjualan barang riil atau sebagai imbalan jasa. Dan sekali lagi tidak boleh ada kelebihan takaran atau nilai pada pertukaran dengan barang sejenis.

Penukaran Uang Asing

Berbeda halnya dengan penukaran uang asing. Penukaran uang Rupiah dengan Dollar atau mata uang asing lainnya selama pertukaran tersebut sesuai dengan kurs yang berlaku saat itu maka hukumnya boleh.

Bahaya Memakan Harta Riba

Islam jelas dan tegas melarang kita memakan harta riba. Rasulullah SAW melaknat orang yang terlibat dalam transaksi yang mengandung riba di dalamnya, tidak hanya pada pemberi dan penerima riba, tapi juga terhadap saksi dan penulisnya.

Dari Jabir radhiyallahu anhu, ia berkata: "Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melaknat pemakan riba, pemberi makan riba, dua saksinya dan penulisnya." Dan Beliau bersabda, "Mereka semua sama (kedudukannya dalam hal dosa, pent)."(Shahih. Diriwayatkan oleh Muslim III/1219 no. 1598).

Dengan demikian maka wajib bagi kita untuk menjaga diri kita dan keluarga kita dari memakan riba.

Solusi


Lalu bagaimana jika kita ingin menukar uang kita dengan pecahan recehan? Untuk ini kita bisa menukar di Bank Indonesia (BI) atau Bank lain yang ditunjuk oleh BI, selama mereka tidak mengenakan biaya tambahan atas uang yang akan kita tukar atau mengurangi nilai total uang receh yang kita terima.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Tinggalkan komentar ya, supaya kami bisa terus meningkatkan kualitas tulisan dan informasi di blog ini. EmoticonEmoticon