Blogkmp Klarifikasi Terkait Pemberitaan Terhadap PM Kotagede

8:56 PM
Blogkmp.net - Beberapa hari terakhir ini Pemuda Muhammadiyah (PM) diramaikan dengan berita kisruhnya PCPM Kotagede (PMKG) yang dimuat oleh Blogkmp pada tanggal (28/12). Petinggi PMKG bersuara keras terhadap apa yang diberitakan oleh blogkmp terhadap mereka. Tidak hanya hangat dibicarakan di tingkat cabang Kotagede saja. Namun berita ini sudah sampai ke tingkat Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) DIY.

Petinggi PMKG yang terkait dalam pemberitaan tersebut adalah David Setiawan Nugraha salah satu peserta Musywil dari Kotagede dan juga Ketua Umum PMKG Fakhruddin Hadi.

Kasus ini berawal ketika PMKG akan berangkat Musywil PM DIY di Lendah, Kulonprogo (27-28 Desember 2014). David mengaku telah beberapa kali  menanyakan, baik melalui Whatsapp maupun lisan mengenai utusan PMKG di Musywil dan dijawab Fakhru bahwa tidak ada.

Sampai Sabtu pagi (27/12), kejelasan peserta musywil dari PMKG tidak ada klarifikasi sama sekali. Akhirnya pada sabtu siang ada 3 orang yang siap dadakan berangkat mewakili Kotagede di Musywil. Karena tidak ada waktu, maka utusan PMKG juga membuat surat mandat sendiri agar wakil Kotagede bisa tetap berangkat.

Pada sabtu malam, David menyatakan kekecewaanya kepada Ketua PMKG Fakhruddin Hadi karena telah menganulir utusan PMKG di Musywil. David menanyakan kepada Ketua PMKG Fakhruddin mengapa menganulir utusan PMKG di Musywil PWPM DIY.

Hal ini dikarenakan David mendapat telpon dari pihak panitia Musywil dan menanyakan keabsahan utusan PMKG tersebut. Menurut David pihak panitia Musywil mengatakan PMKG tidak mengirimkan 3 orang tersebut.

Keesokan harinya, Minggu (28/12) Ketua PMKG Fakhruddin Hadi akhirnya angkat bicara. Fakhru membantah telah menganulir utusan PMKG pada Musywil tersebut. "Saya tidak pernah memberikan pernyataan seperti itu, yang ada adalah saya tidak mengetahui keberangkatan 2 orang tadi, itu saja ketahuaannya sudah telat, karena saya hanya sesekali pegang HP."

Fakhru mengaku memang hanya melakukan koordinasi mengenai Musywil sebelum hari H. Karena pada hari H, Fakhru full pada kegiatan resepsi pernikahan kerabat. Sehingga apa yang terjadi pada hari itu tidak bisa ia pantau. Termasuk perubahan siapa dan berapa utusan PM yang berangkat di Musywil.

David Setiawan Nugraha mengatakan bahwa Fakhru selaku Ketua PMKG telah menganulir/tidak mengakui utusan PMKG yang hadir dalam Musywil PM DIY. "Ya intinya berdasarkan telepon dari panitia Musywil Pak Fakhru menganulir/tidak mengakui temen-temen yang berangkat mewakili PCPM Kotagede yaitu Bangun, Yogi dan Pak Muji. Panitia Musywil telp saya jam setengah 11 malam tadi."

Disisi lain, Ketua Umum PMKG Fakhruddin Hadi memberikan pernyataan langsung kepada redaksi. Fakhru mengatakan bahwa tidak pernah merasa dihubungi oleh pihak panitia. "Saya tidak pernah dihubungi panitia, atau mungkin panitia menghubungi tapi pas hp saya mati. pas saya ada resepsi nikahan kakak saya." tegasnya.

Kesimpulan dari kasus ini hanya pada masalah komunikasi yang kurang baik di intern PMKG. Fakhru selaku Ketua PMKG tidak mampu mendelegasikan dan memasrahkan tanggungjawab koordinasi Musywil. Tapi dipihak yang lain, utusan PMKG yang hadir juga tidak memberikan konfirmasi ketika di SMS/WA Fakhru mengenai kesanggupan mewakili PMKG, namun akhirnya mendadak bisa berangkat.

Kekacauan tersebut yang akhirnya membuat pihak panitia menanyakan keabsahannya utusan PMKG tersebut. Karena tentunya pihak panitia juga mengecek apakah semua peserta yang hadir adalah utusan dari masing-masing undangan atau tidak.

Saat ini kasus ini sudah dianggap clear dan selesai sesuai pernyataan kedua kubu. Melihat sejak kasus ini diangkat ke media, kedua kubu lebih terlihat menjaga nama baik PMKG dan bukan saling berargumen untuk menjadi benar. Kedua pihak telah sepakat untuk belajar dari kasus ini dan mengambil hikmahnya.

Kami dari redaksi Blogkmp menerima segala kecaman yang diberikan kepada kami atas apa yang kami beritakan. Dalam kehidupan jurnalistik ini adalah hal yang wajar. Kami tidak akan menghapus apa yang telah kami tulis. Namun kami akan mengklarifikasi atas apa yang kami beritakan. Sehingga semua akan lebih jelas tanpa ada yang ditambah maupun ada yang dikurangi/dihilangkan.

Redaksi Blogkmp telah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan informasi yang sebenar-benarnya. Dalam kasus ini ada dua artikel kami kemaren yang membahas tentang kisruh ini. Yaitu berjudul "Utusan PM Kotagede Tidak Diakui di Musywil PWPM DIY" dan "Fakhru Bantah Tak Akui Utusan PM Kotagede di Musywil PWPM DIY". Kedua berita tersebut adalah fakta sesuai dengan pernyataan masing-masing kubu yang terkait. tanpa ditambah atau dikurangi.

Blogkmp siap bertanggungjawab dengan fakta yang kami beritakan sesuai bukti-bukti yang ada. Namun kedua pihak juga harus siap bertanggungkjawab dengan statement-nya masing-masing dimana David ber-statement bahwa Panitia mengatakan Fakhru telah menganulir Utusan PM Kotagede di Musywil PWPM DIY. Dan Fakhru juga harus siap bertanggungjawab dengan pernyataannya yang membantah tidak pernah dihubungi panitia atau menganulir utusan PM Kotagede di Musywil PWPM DIY.

Bagi yang keberatan berita ini kami muat, mungkin disisi lain banyak juga dari intern kita yang suka meng-sharing berita-berita yang menyudutkan pihak tertentu. Entah itu lawan politik, Jokowi, menteri atau bahkan Din Syamsuddin Ketua Umum kita di Muhammadiyah. Meskipun belum tentu benar juga asal berita tersebut darimana. Tapi sekarang kita sama-sama melihat dan ternyata kita sama sekali tidak siap ketika berita tersebut mengenai kita.

Solusi
Perlunya komunikasi yang baik didalam tubuh PM Kotagede agar menjadi lebih baik lagi. Pemimpin harus mampu mengkoordinasi anggota, anggota juga harus siap membantu Ketua dalam menjalankan roda organisasi sesuai dengan tanggungjawabnya. Semua manusia pasti ada kelemahan baik itu ketua maupun anggota. Tujuan berorganisasi itu bukan untuk saling menjatuhkan, namun bersatu demi mencapai tujuan yang sama.  Sebagai Organisasi Pemuda Muhammadiyah yang berasaskan islam tentunya agama adalah isu yang utama. Jangan sampai PMKG sama seperti organisasi pemuda lain yang tidak berasaskan islam.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Tinggalkan komentar ya, supaya kami bisa terus meningkatkan kualitas tulisan dan informasi di blog ini. EmoticonEmoticon