Bersepeda Di Kenduri Jogja

9:31 PM
Minggu pagi (5/12/10) komunitas sepeda di jogja dan berbagai kalangan menyelenggarakan acara bersepeda dan kenduri jogja. Acara ini bertujuan sebagai kebangkitan Jogjakarta pasca musibah bencana alam gunung merapi. Serta mengajak wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berwisata kembali ke jogja, karena Jogjakarta sudah aman untuk dikunjungi. Tidak perlu takut datang ke jogja. Acara ini ada dua yaitu bagi para pecinta sepeda di tugu jogja dan umum di titik nol kilometer. Dari Tim KMP sendiri ikut yang di tugu yaitu dengan bersepeda riang gembira.


Acara ini dimulai pukul 6 pagi. Kami berangkat dari kotagede pada pukul 5.45 WIB, karena faktor kesiapan dari perlengkapan kami. Bersepeda menuju tugu jogja cukup tergesa-gesa dan akhirnya sampai di lokasi pada pukul 6.10 WIB. Di tugu berbagai komunitas sepeda berkumpul, dari komunitas sepeda ontel hingga berbagai sepeda unik ada disini. Kami semua di hibur dengan musik dari beberapa band. Selanjutnya panitia menyediakan kenduren dan disitu diminta perwakilan dari komunitas sepeda untuk memotong kenduren yang tidak sendikit, dan yang datang pun mendapatkan nasi kenduren untuk sarapan.

Acara selanjutnya pun adalah bersepeda menuju Alun-alun selatan (alkid). Agar tidak terlalu memenuhi jalan. Akhirnya rute sepeda di bagi menjadi dua, yaitu dari barat dan timur. Dari KMP memilih rute dari barat. Yaitu dari tugu kebarat melewati Jalan P Diponegoro, Jalan Kyai Mojo, Jalan Cokroaminoto, Jalan Kapten Tendean, Jalan Sugeng Jeroni, Jalan MT Haryono dan masuk ke Alkid.

Di alkid, komunitas sepeda berkumpul dengan anggotanya masing-masing termasuk “Komariyah Menaiki Sepeda”. Setelah acara selesai kita pun mengunjungi situs sejarah tamansari yang tidak jauh dari alkid. Melihat kemegahan bangunan sejarah yang selayaknya untuk dilestarikan. Akhirnya kita kembali ke kotagede. dengan membunyikan kring-kring sepeda sepanjang jalan kontingen KMP pulang ke kotagede.
Mari bangun kembali semangat bersepeda seperti dulu, karena bersepeda begitu menyenangkan, sehat dan bisa saling menjadi sarana berkumpul dengan teman seperjuangan, tanpa ada rasa gengsi sepeda adalah alat transportasi rakyat khususnya di Jogjakarta ini.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Tinggalkan komentar ya, supaya kami bisa terus meningkatkan kualitas tulisan dan informasi di blog ini. EmoticonEmoticon